Sabtu, 01 Agustus 2015

saranghae

“krrrrrringgggggggg……….” Suara jam beker berbunyi dengan keras “aduh berisik banget si diem napa”erang seorang wanita yang masih terjaga di dalam tidurnya “MARI BANGUN!!!”itu suara mom besar sekali Seketika itu juga Mari langsung membuka matanya dan terkejut “mom kenapa tidak membangunkanku daritadi sih dan mengapa suara mu bisa begitu keras mom”gerutu Mari setelah keluar dari kamar , ia harus menutup telinganya karena mom tadi “aku bisa kena serangan jantung tahu mom”sambung Mari “mom itu sudah bangunin kamu,tapi gak ada jawaban ,orang suara beker kamu besar gitu aja kamu gak bangun,untung kamu bangun setelah mom keluarin tenaga mom buat teriakkin kamu,abis nih suara mom”jawab mommy sambil mengoleskan selai pada roti “baiklah-baiklah mom itu memang salahku,tapi suaramu benar-benar dasyhat mom aku tak pernah tahu kau bisa berteriak sekuat itu”kata Mari “sudah mandi sana jika tidak mau terlambat”balas mom “baiklah mom,oh ya tolong beri tahu pak toni mom supaya segera siapkan mobil aku bisa telat ini”teriak Mari dari dalam kamar mandi Setelah mandi Mari langsung begegas berpakaian ,mengambil roti dan bergegas ke mobil “hey kamu mau kemana mari?”Tanya mom bingung karena Mari langsung berlari setelah mengambil roti “maaf mom aku sarapan di mobil saja aku sudah benar-benar telat bye mom!!”jawab Mari dan ia langsung masuk ke dalam mobil dan tidak menghiraukan mom ,karena ia tahu pasti mom mau menyuruhnya makan di meja ,mom nya benar-benar penggila kerapian dan tata karma bahkan Mari tidak tahu mengapa ia yang seperti ini bisa memiliki ibu seperti itu Ini benar-benar menyebalkan!!Macet dimana-mana ,ia benar-benar akan telat kali ini “aduh aku bisa mati kalau begini ini hari pertama ku sekolah di Palembang yang benar saja aku harus telat “gerutu Mari sambil terus menatapi jam tangannya Mari melihat pengendara motor yang dengan mudahnya menyalip dan langsung bisa berjalan dengan lancar,namun mobilnya sekarang benar-benar terjebak dan tidak bisa bergerak ,ia harus mencari cara atau ia akan telat Mari menatapi jendela sambil berfikir,dan ada satu hal yang benar-benar membuatnya bersemangat!,ada seorang pengendara yang berseragam sekolah yang sama dengannya sekarang sedang mengisi bensin di pom bensin!,mungkin ia harus nekat kali ini tidak maksudnya mungkin ia harus nekat lagi Mari membuka pintu dan langsung berlari “ non mau kemana!!!!”teriak pak Tony memanggil Mari tapi Mari tidak peduli yang penting sekarang ia tidak mau telat Mari menyebrangi jalan ,karena takut orang itu pergi ia terpaksa harus berlari ,alhasil ia hampir 2 kali ditabrak penggendara motor dan ia di maki-maki “WOI MAU MATI LO?”teriak seseorang suaranya seperti bapak-bapak “WOI NYEBRANG TUH LIHAT-LIHAT”teriak seseorang lagi tapi Mari tidak sempat melihat wajahnya yang ia tahu hanya ia harus sampai kepada orang itu sebelum orang itu pergi bagaimanapun caranya Setelah berhasil menyebrang Mari langsung berlari menemui penggendara motor tersebut, “hei ,boleh ya aku nebeng ke sekolah?,mobilku terjebak macet dan aku bisa telat”kata Mari yag masih ngos-ngosan namun tetap dengan nada memelas Wajah orang itu sungguh dingin ia hanya menatap mari tanpa menjawab “hey tolong bantu aku kali ini saja”kata Mari lagi karena tidak di hiraukan “omo kosong,sekali kau meminta bantuan kau akan melakukannya lagi dan lagi bagaimna bisa kau menyebut kau hanya akan melakukannya sekali”kata orang itu,suaranya sangat-sangat dingin membuat Mari merinding Tetapi Mari tidak akan menyerah,orang tersebut menaiki motornya dan akan segera jalan,sebelum hal tersebut terjadi Mari langsung naik ke belakang motor dan mencengkram baju laki-laki tesebut dengan erat “hey kau gila?mau mati?”Tanya orang itu sinis ,ia benar-benar kuat ,Mari hamper jatuh karena orang tersebut berusaha melepaskan cengkramannya yang dan itu hampir membuat Mari jatuh “tidak aku tidakmau,tapi tolong bantu aku sekali ini saja”kata Mari memelas Laki-laki tersebut hanya diam,namun ia tidak lagi berusaha melepaskan tangan Mari dari bajunya “baiklah,duduklah diam-diam disana dan jangan menyentuh tubuhku”kata laki-laki itu “baik”gumam Mari “pakai ini”kata laki-laki tersebut member helm kepada Mari Mari hanya bisa pasrah dan memakai helm tersebut Sepanjang perjalanan mereka hanya diam , Laki-laki tersebut sungguh dingin,bagaimana bisa?Mari berfikir lelaki dingin hanya berada di novel dan cerita drama saja ia tidak tahu bahwa mereka benar-benar ada “hey namamu siapa?namaku Mari”setelah berfikir lama akhirnya Mari memutuskan untuk memulai pembicaraan “Brian”jawab laki-laki tersebut cepat dan tentu saja dingin ,jika Mari tidak mendekatkan telinga nya pasti ia tidak akan mendengar apa yang Brian ucapkan,bagaimana bisa ia memiliki nama sependek itu dan bagaimana bisa dia berbicara secepat itu Brian tidak menanyakan nama Mari ,Mari tidak bisa memulai pembicaraan lagi karena Brian hanya menjawab apa yang Mari tanyakan tanpa memberikan pertanyaan kepada Mari juga Setelah perjalanan yang sangat panjang untuk Mari karena harus berboncengan dengan laki-laki super dingin dan kaku akhirnya mereka sampai di sekolah Setelah Brian memarkirkan motornya Mari langsung turun “hey terimakasih”kata mari sambil menyerahkan helm kepada Brian Brian hanya diam sambil meletakan helmnya dan setelah itu langsung berlalu,Mari hanya melongo melihat kelakuan Brian “siapa peduli?yang penting aku telah sampai disekolah dan jam berapa ini?”kata Mari berbicara sendiri Syukurlah ini baru jam 06.55 ia harus bergegas melihat dimana kelasnya karena 5menit lagi masuk ,Mari berjalan tergesa-gesa menuju papan pengumuman,ia mencari namanya “Maryn Aurelia 10.IPA 3”gumam Mari ,ia langsung berlari dan mencari kelas IPA 3 dan setelah menemukannya ia menatap teman-teman nya sekilas lalu duduk Ia duduk paling depan sendiri, mengapa?karena tidak ada yang ia kenal,ia baru pindah dari Jakarta 1minggu yang lalu dan sekarang ia di Palembang Ia merindukan teman-temannya di Jakarta ,ia mempunyai sahabat namanya Maryke nama yang mirip bukan?Mari dan Ryke telah berteman sejak TK dan tentu saja mereka sangat dekat,kepindahan Mari tentu saja membuat Mari dan Ryke harus berjauhan mereka menangis bersama hari itu juga,selain Ryke Mari juga memiliki pacar namanya Owen ,Owen lelaki yang sangat baik dan pengertian Terkadang Mari bingung bagaimana bisa seorang Owen yang tampan dan baik bak malaikat bisa suka dengan Mari?walaupun ia memiliki paras cantik namun tetap saja ia benar-benar orang yang nekat dan semberono dan tentu saja tidak feminism sama sekali. “Aku merindukan kalian”pikir Mari “selamat pagi anak-anak”kata seseorang yang membuat Mari tersentak bangun dari lamunannya Itu walikelas Mari ,wantia yang terlihat ramah dengan badannya yang besar dan putih “perkenalkan nama saya Jessica kalian bisa panggil saja Bu Jess,saya akan membimbing kalian untuk satu tahun ke depan!saya harap kita dapat bekerja sama dengan baik”kata bu Jess “baik bu”jawab sekelas serentak “baiklah kita tidak butuh perkenalan yang panjang bukan?kalau begitu saya akan mengabsen kalian”kata ibu Jess sambil membuka absen dan mulai mengabsen satu-satu ,selagi mengabsen Bu Jess juga menanyakan pertanyaan seperti “dari mana asal mu? “ atau “apa nama panggilanmu?” setelah Bu Jess mengabsen Ternyata banyak yang dari luar kota!,Mari cukup terkejut,bahkan ada yang rela menge-kost demi sekolah di sekolah Mari sekarang “MAryn Aurelia” Mari langsung mengangkat tangan pada saat namanya di panggil “siapa nama panggilanmu?”kata bu Jess “nama panggilan saya Mari bu”jawab Mari “baiklah Mari kau berasal dari mana?”Tanya bu Jess lagi “saya berasal dari Palembang”jawab Mari Bu Jess hanya mengangguk-angguk dan melanjutkan pengabsenannya dan Mari melanjutkan lamunannya tentang Owen dan Ryke sampai BU Jess mengabsen nama yang membuatnya kembali tersentak dari lamunanya nama itu adalah “O’Brian”